Sapporo adalah kota terbesar kelima di Jepang dengan populasi sekitar 2 juta orang.Kota ini adalah ibu kota prefektur Hokkaido. Di sinilah Festival Salju Sapporo yang terkenal diadakan.

 

Selayang Pandang

Apa itu Sapporo?

© 2016 OrangeSapporo, LLC.

Sejarah

Penduduk asli Sapporo, suku Ainu, telah menghuni wilayah ini sejak abad ke-13. Di abad ke-18 pada zaman Edo, Domain Matsumae melakukan perdagangan dengan suku Ainu di wilayah Sapporo. Di abad ke-19, setelah restorasi Meiji, Komite Pengembangan Hokkaido didirikan dan pembangunan kawasan perkotaan di Sapporo pun dimulai. Di abad ke-20, Sapporo telah berkembang dengan pesat dan pertandingan Olimpiade Musim Dingin 1972 diselenggarakan di Sapporo.

Di Sapporo, industri tersier seperti layanan kesehatan, bisnis restoran, dan industri perhotelan telah berkembang. Industri pariwisata juga mengalami perkembangan dan jumlah wisatawan yang berasal dari luar negeri telah meningkat pesat. Pemerintah kota mendorong kemajuan industri TI dan konten bio, dan Sapporo telah ditetapkan sebagai kota seni media oleh UNESCO.

Ekonomi

AMenurut "Local brand survey 2015", Sapporo adalah kota kedua yang terindah di Jepang. Survei ini juga menempatkan Hokkaido di peringkat pertama sebagai prefektur yang paling menawan. Di tahun 2015, pemandangan malam kota Sapporo mendapatkan penghargaan sebagai yang kedua terindah di Jepang oleh "Night view summit 2015 in Kobe”.

Peringkat

Sapporo memiliki empat musim. Di musim semi, kota ini hangat dan menyenangkan. Di musim panas, cuacanya relatif sejuk. Tidak ada musim hujan di Sapporo. Di musim gugur, cuaca pelan-pelan menjadi dingin. Di musim dingin, cuacanya dingin dan sering turun hujan salju. Festival Salju Sapporo diselenggarakan pada bulan Februari. Di sepanjang tahun, cuacanya tidak lembap karena suhu udara yang rendah dan sejuk.

Iklim